![]() |
| Foto : GettyImages |
IBUDIBJOUPDATE,
JAKARTA – Setelah beberapa hari menjadi sorotan karena
kontroversi Macklemore, Ed Sheeran
akhirnya bicara lebih terbuka soal Gaza.
Momen tersebut terjadi saat konsernya di Philadelphia pada 19 September 2026,
menjadi penampilan pertamanya setelah rapper Macklemore dikeluarkan dari
rangkaian tur Amerika Serikat.
Alih-alih langsung membahas musik, Sheeran membuka konser
dengan membicarakan situasi yang belakangan ikut menyeret namanya ke dalam
perdebatan politik. Ia mengaku berada dalam posisi sulit dan menyampaikan
permintaan maaf atas keputusan yang terjadi selama sepekan terakhir.
Kontroversi bermula setelah Macklemore menyampaikan dukungan
untuk Palestina dalam penampilannya di New Jersey pada awal September. Setelah
itu, Macklemore tidak lagi menjadi bagian dari tur Loop Tour Sheeran.
Sheeran sebelumnya menegaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari promotor,
bukan dirinya.
Namun di Philadelphia, Sheeran akhirnya menyampaikan
pandangannya sendiri. Ia mengecam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, tetapi
pada saat yang sama menyebut kondisi di Gaza sebagai sesuatu yang “catastrophic
and unjustifiable”. Ia juga mengatakan bahwa dirinya sangat terpukul melihat
banyaknya warga sipil dan anak-anak yang kehilangan nyawa.
Sheeran juga menyinggung situasi di Tepi Barat dan pentingnya
kebebasan bagi musisi untuk menyampaikan pandangan. Baginya, musik seharusnya
tetap menjadi ruang yang mempertemukan manusia, meskipun mereka memiliki
pandangan berbeda.
Di akhir pernyataannya, Sheeran mengakui bahwa dirinya telah
membuat kesalahan dan meminta maaf kepada para penggemar. Pernyataan ini
menjadi babak baru dalam kontroversi Ed
Sheeran, Macklemore, Palestina, dan Gaza,
yang hingga kini masih menjadi pembicaraan di dunia musik internasional.
#Pengen nonton konser? Beli tiket konser terpercaya dan event lainya
di www.ibudibjo.com atau
hubungi admin 085716504358
.jpg)
Comments
Post a Comment