Drama Mencekam di Karpet Merah 'Wicked': Pria Seruduk Ariana Grande Dipenjara, Cynthia Erivo Angkat Suara

 

Foto : Youtube/E!

IBUDIBJOUPDATE, JAKARTA ­– Insiden mengejutkan terjadi di acara premiere “Wicked: For Good” di Singapura pada 13 November lalu. Dunia hiburan langsung heboh ketika seorang pria Australia, yang kemudian diidentifikasi sebagai Johnson Wen, nekat melompati barikade dan berlari menuju Ariana Grande saat sang bintang sedang berada di karpet merah. Aksi itu viral dalam hitungan menit dan memicu perbincangan luas, termasuk di kalangan fans Indonesia yang selalu mengikuti kabar Ariana Grande dan Ibudibjo.

Dalam video yang beredar, rekan-rekan pemain Grande langsung membentuk “tameng manusia,” dan yang paling sigap adalah Cynthia Erivo. Ia berdiri di depan Ariana, menghalau pria tersebut hingga akhirnya keamanan menariknya pergi. Tindakan refleks Erivo menuai pujian, tetapi juga memunculkan diskusi soal keamanan selebritas di acara publik.

Beberapa hari setelah kejadian, Cynthia Erivo akhirnya buka suara dalam sebuah acara pemutaran film yang diadakan Screen Actors Guild. Ia mengatakan bahwa perjalanan mereka dalam proyek Wicked membuat para pemain tumbuh sebagai manusia dan seniman—termasuk menghadapi kejadian yang tidak terduga seperti insiden di karpet merah itu.

Sementara itu, laporan dari NBC News dan BBC menyebutkan bahwa Johnson Wen telah ditangkap dan dijatuhi hukuman atas tindakan mengganggu ketertiban umum. Menariknya, bio Instagram Wen menggambarkan dirinya sebagai “troll,” dan jejak digitalnya menunjukkan ia kerap menyerbu panggung konser besar, dari Katy Perry hingga Chainsmokers.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa popularitas global membawa risiko, tetapi juga menunjukkan solidnya dukungan sesama pemain bagi Ariana Grande. Sesuatu yang membuat para fans, termasuk dari Indonesia, semakin salut.

 

 

 

#Pengen nonton konser?  Beli tiket konser terpercaya dan event lainya di www.ibudibjo.com atau hubungi admin 085716504358

 


Comments