Destiny's Child Ngumpul di Konser Beyoncé: Dukungan atau Tanda Reuni?

 

Instagram/Letoyaluckett


INFOIBUDIBJO, JAKARTA - Tren reuni grup musik era milenial sepertinya akan terus bergulir. Setelah *NSYNC dan 98 Degrees, kini giliran Destiny's Child, grup yang dijuluki sebagai salah satu vocal geoup terbaik pop dunia. Beyoncé, sang ikon, memanggil rekan-rekannya, Kelly Rowland, Michelle Williams, LaTavia Roberson, dan LeToya Luckett pada konser kembalinya di Houston. Bagaimana momen tersebut menciptakan sensasi dan menimbulkan pertanyaan, apakah ini adalah tanda reuni yang lebih besar?

Dalam konser megahnya di NRG Stadium, Beyoncé terlihat berbagi momen akrab dengan Luckett dan Roberson, pendiri Destiny's Child bersama Rowland. Rowland pun terlihat berada bersama Williams, anggota yang bergabung dengan grup tersebut belakangan. Hanya Farrah Franklin yang tampaknya absen dari acara tersebut.

Di konser Houston tersebut, Beyoncé memberikan kejutan dengan mengundang Megan Thee Stallion untuk tampil bersamanya, mengeksekusi kolaborasi 2020 mereka, "Savage (Remix)." Momen ini menjadi pertunjukan pertama kali mereka membawakan lagu tersebut secara langsung bersama.

Tidak hanya itu di acara Premiere film konser Renaissance World Tour Beyoncé menjadi acara penuh bintang, dengan kehadiran empat mantan anggota Destiny’s Child. Kelly Rowland, Michelle Williams, LaTavia Roberson, dan LeToya Luckett turut hadir untuk mendukung teman mereka yang mendokumentasikan kehebatan tur dunianya.

Kelly Rowland membagikan beberapa foto solo dengan gaun sequin peraknya dan menulis di Instagram tentang film tersebut, "Film Renaissance ini WAJIB DITONTON! Benar-benar menginspirasi! #Bangga padamu BB!” 

Diketahui Rowland, Williams, dan Beyoncé sudah beberapa kali bersatu kembali, termasuk di pertunjukan paruh waktu Super Bowl 2013 Beyoncé dan penampilan Coachella 2018.

Destiny's Child: Reuni yang Dinanti-nantikan

Beyoncé dan Roberson bertemu pada tahun 1990 dan di bawah bimbingan ayah Bey, Matthew Knowles, mereka membentuk grup bernama Girls Tyme bersama Rowland dan tiga gadis lainnya. Setelah kegagalan di Star Search, Knowles secara penuh waktu mengelola grup ini, memotong anggotanya menjadi empat, menambahkan Luckett sebagai anggota terakhir, dan akhirnya menetapkan nama Destiny's Child.

Destiny’s Child, sejak debutnya pada tahun 1997, telah menjadi salah satu girl group paling sukses, dicintai, dan diakui dalam sejarah musik. Meski secara resmi bubar pada tahun 2006. 

Dengan momentum reuni ini, apakah Destiny's Child akan kembali bersatu untuk proyek musik baru atau hanya sebagai dukungan emosional satu sama lain? Fans tak sabar menanti kabar selanjutnya dari grup ikonik ini.

#Pengen nonton konser? Beli tiket konser terpercaya dan event lainya di www.ibudibjo.com atau hubungi admin 085716504358



Comments